Pengobatan alternatif ini kian hari kian digandrungi karena banyak orang yang semula sudah pesimis dan gagal ditangani cara medis, malah sembuh lewat pengobatan alternatif. Seribu satu jenis penyakit pun bisa disembuhkan. Mulai dari penyakit yang kelasnya ringan hingga yang super berat seperti diabetes melitus, stroke, atau kanker. Bahkan, ada beberapa pasiennya yang tidak sanggup disembuhkan lewat metode kedokteran modern dan sudah divonis "tidak ada harapan", bisa sembuh lewat teknik akupunktur.

Selain untuk menyembuhkan penyakit, pengobatan alternatif itu juga banyak digunakan untuk kepentingan estetika atau mempercantik diri.

Walaupun demikian apa yang sebenarya anda ketahui tentang akupunktur ini ? Pertama nama Akupunktur itu sendiri diserap dari bahasa Latin "Acupuncture" yang merupakan gabungan dari dua kata Acus = jarum & Puncture = menusuk. Nama sebutan acupuncture sudah diketahui sejak abad ke 17. Buku pertama mengenai akupunkture ditulis oleh Dr  W. Ten Rhyne pada tahun 1683, seorang Dr Belanda yg lama bertugas di Asia.

Akupunktur itu sendiri berasal dari Tiongkok dalam bahasa Mandarin disebut adalah zhenjiu (dibaca: cenciu). Berdasarkan ahli sejarah Tionghoa Sima Qian; mereka telah menemukan bukti, bahwa akupunktur sudah dikenal sejak 5.000 tahun yang lampau. Mereka menggunakan batu runcing, bambu maupun tulang ikan sebagai penggantinya jarum.

Buku pertama mengenai akupunktur ditulis oleh Huang Fumi (215 -282) dengan judul "Zhenjiu Jiayjing" disitu ditulis dengan jelas ke 349 titik tempat akupunktur.

Akupunktur juga sudah lama di kenal di Jepang maupun di Korea dengan sebutan nama "chimsul".
Hingga saat ini masih tetap diperdebatkan mengenai manfaatnya dari akupunktur. Apakah akupunktur ini benar-benar dapat menyembuhkan orang ataukah hanya sekedar efek plasebo saja. Walaupun demikian berdasarkan bermacam-macam penelitian dan juga diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) banyak penyakit telah bisa disembuhkan melalui akupunktur misalnya sakit kepala, sakit punggung maupun nausea.

Apapun pendapat orang mengenai akupunktur, pengobatan dengan akupunktur ini dijamin aman apabila dilakukan oleh yang terlatih dan tidak menggunakan jarum bekas. Disamping itu biayanya ada jauh lebih murah daripada pengobatan dirumah sakit maupun Dr umum.

Di Amerika saja sudah lebih dari 15 juta orang yang memanfaatkan pengobatan akupunktur. Untuk menjadi ahli akupunktur disana mereka diwajibkan mengikuti pendidikan khusus sehingga bisa mendapatkan gelar M.Ac. (Master's in Acupunture).

Para tabib akupunktur menggunakan jarum dari baja dengan ukuran antara 0,18 mm sampai dengan 0,51 mm yang sudah di steril terlebih dahulu. Jarum tersebut hanya boleh dipakai sekali saja.

Untuk mendeteksi penyakit mereka melakukan pemeriksaan melalui lidah, denyut nadi, wajah, suara dan kuping. Yang terpenting adalah pemeriksaan lidah dan denyut nadi diatas pergelangan tangan. Dari keadaan lidah mulai dari warna, kekeringan, ketebalan dan lapisan yang ada pada lidah bisa membantu mendiagnosa penyakit seseorang. Sedangkan kekuatan, kecepatan maupun sifatnya dari denyut nadi bisa memberikan informasi mengenai kesehatannya dari sang pasien.

Akupunktur adalah suatu cara pengobatan yang memanfaatkan rangsangan pada titik-titik akupunktur tubuh pasien, telinga atau kulit kepala untuk mempengaruhi aliran bioenergi tubuh yang disebut dengan Qi (dibaca: Chi). Qi ini mengalir dalam suatu meridian (saluran), sehingga inti pengobatan akupunktur adalah untuk mengembalikan sistem keseimbangan (homeostasis) tubuh yang terwujud dengan adanya aliran Qi yang teratur dan harmonis dalam meridian sehingga pasien sehat kembali.

Pada saat terapi penusukan jarum pada umumnya pasien merasa relax. Lamanya terapi antara 15 sampai dengan 20 menit. Aplikasi pengobatan akupunktur sendiri kini makin meluas. Bukan hanya untuk mengembalikan keseimbangan homeostasis saja, tapi juga untuk menimbulkan berbagai efek, seperti analgesia (penghilang rasa sakit) dan anesthesia (pembiusan).

Efek aplikasi akupunktur yang lain adalah untuk penyembuhan, pencegahan (dapat meningkatkan daya tahan tubuh), menunjang olahraga (bisa menimbulkan efek dopping tanpa menggunakan obat).

Sedangkan dalam bidang estetika (kecantikan) berbagai tehnik telah dikembangkan salah satunya penggunaan botox akupunktur dan mesoterapi serta acupoint injection. 

Di bidang veteriner, akupunktur ternyata dapat meningkatkan pengadaan pangan dan gizi asal protein hewani dengan cara meningkatkan produksi dan reproduksi, seperti: penggemukan ternak pedaging, merangsang super ovulasi, meningkatkan produksi susu dan meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.

Penulis sendiri telah mengalami sendiri kemujaraban dari terapi akupunktur sehingga tanpa diragukan lagi bisa dianjurkan sebagai cara pengobatan alternatif yang mujarab, aman dan murah.